Diagnosis Covid-19 dengan Melakukan Test PCR di SehatQ.com

  • Whatsapp
Test PCR

PCR adalah polymerase chain reaction merupakan suatu pemeriksaan laboratorium yang berguna untuk mendeteksi keberadaan material genetic dari suatu sel, virus, atau bakteri. Keberadaan PCR (polymerase chain reaction) untuk saat ini digunakan sebagai suatu alat yang dapat mendiagnosis penyakit covid-19, yakni dengan cara mendeteksi material genetic virus corona atau covid-19. Jika Anda memerlukan untuk dapat mendiagnosis dalam pemeriksaan dari virus corona atau covid-19, SehatQ.com telah menyediakan beberapa produk digital yang sekaligus bisa mengetahui info terkait PCR swab test.

Sebagaimana yang telah dikatakan bahwa material genetic yag ada di dalam setiap sel, termasuk juga di dalam virus atau pun bakteri, yang juga bisa berupa DNA (deoxyribonucleic acid) atau pun RNA (ribonucleic acid). DNA dan RNA tadi merupakan jenis materi genetic, dan dibedakan dari jumlah ranyai yang ada di dalamnya.

Penyakit yang dapat di diagnosis melalui test PCR

Berikut ini adalah penyakit yang di diagnosis test PCR:

  • Hepatitis C
  • Infeksi human immunodefiency virus (HIV)
  • Pertusis (batuk rejan)
  • Gonore
  • Klamidia
  • Penyakit Lyme
  • Infeksi cytomegalovirus
  • Infeksi human papillomavirus (HPV)

Semua jenis penyakit diatas tadi yang telah disebutkan bisa di diagnosis oleh test PCR. Akan tetapi, test PCR juga bisa digunakan untuk mendeteksi virus corona yang diakibatkan oleh covid-19, dan juga covid-19 ini merupakan suatu penyakit infeksi. Penyakit tersebut disebabkan oleh virus menular yakni SARS-CoV-2 yang mana ramai di juluki dengan corona. Kemudian, virus corona menyebabkan covid-19 yang juga merupakan salah satu jenis virus RNA.

PCR untuk mendiagnosis covid-19

Untuk dapat memulai melakukan prosedur pemeriksaannya, test PCR ini diawali dengan pengambilan sampel. Sampel tersebut bisa berupa dahak, lendir, atau suatu cairan yang berasal dari nasofaring (bagian antara hidung dan tenggorokan), orofaring (bagian antara mulut dan tenggorokan), atau paru-paru pasien yang diduga terinfeksi virus corona.

Dalam pengambilan sampel dahak ini dilakukan dengan metode swab, proses waktu yang dibutuhkan selama perksaran 15 detik dan tidak menimbulkan rasa sakit. Tahap selanjutnya, sampel dahak akan diteliti di laboratorium. Pada prosesnya, karena virus corona penyebab covid-19 yang mana merupakan virus RNA, dan deteksinya dilakukan dengan test PCR yang akan dimulai dengan proses konversi  (perubahan) RNA  yang ternyata ditemukan pada sampel dan menjadi DNA.

Pada proses mengubah RNA virus menjadi DNA, dilakukan oleh suatu enzim yang bernama reserve-transcriptase sehingga, dalam teknik pelaksaan pemeriksaan pada virus RNA yang mana harus mengubahnya terlebih dahulu menjadi virus DNA dan juga mendeteksinya dengan PCR. Semua itu dijuluki dengan reserve-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR).

Setelah RNA berhasil melakukan perubahan menjadi DNA, barulah alat PCR bisa melakukan amplifikasi atau juga disebut dengan perbanyakan materi genetic hingga semuanya bisa terdeteksi. Jika diketahui mesin PCR melakukan pendeteksian RNA virus corona atau covid-19 dengan sampel dahak atau pula lendir yang diperiksa, hasil yang akan keluar akan mengatakan positif.

Sebagaimana diatas tadi beberapa pembahasan terkait dengan test PCR. Semoga apa yang belum Anda ketahui tentang test PCR, bisa menjadi tahu setelah membaca paparan penjelasan diatas. Tetap patuhi protokol kesehatan dengan cara melakukan aturan yang berlaku, guna untuk menolong semua orang dan berharap dapat memutus tali rantai penularan virus corona atau covid-19 yang sudah hampir setahun bersinggah di Indonesia tercinta ini.

Related posts